BELANJA KREDIT ONLINE

Selasa, 12 Mei 2015

Bacaan Sholat (Bagian ke-5)

بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Segala puji bagi Allooh سبحانه وتعالى, yang telah menciptakan manusia untuk berhamba kepada-Nya. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada penutup segenap Nabi dan Rosuul, Muhammad bin 'Abdillaah Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم beserta keluarganya, shohabatnya dan pengikut setianya hingga akhir zaman.
Wahai saudara-saudaraku kaum muslimiin, pembahasan kali ini kembali kita lanjutkan dengan tuntunan Bacaan Sholat (Bagian-5) berdasarkan hadits-hadits yang shohiih, yang membahas tentang masalah Bacaan Tasyaahud Akhir sampai dengan Salam.
Semoga dapat bermanfaat dan menjadi amal shoolih bagi yang menulis, membaca dan menerapkannya.
1. BACAAN TASYAHHUUD AKHIR:
Bacalah dalam rokaat ketiga dan keempat dalam sholat sebagaimana kita membaca dalam rokaat-rokaat sebelumnya, dan jika kita mengakhiri rokaat tiga atau empat maka kita akan melakukan tasyahhud akhir dimana bacaan-bacaannya adalah sebagai berikut :
a) Membaca tahiyyat:
Tahiyyat yang kita baca kali ini adalah sama dengan tahiyyat sebelumnya.
b) Membaca sholawat:
Begitupun sholawat kita kali ini, bacaannya juga sama dengan sholawat yang kita baca sebelumnya.
c)         Membaca ta'awwudz:
اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ
"Alloohumma innaa na'uudzu bika min 'adzaabi jahannama, wa a'uudzu bika min 'adzzabil qobri, wa a'uudzu bika min fitnatil masiihid dajjaali, wa a'uudzu bika min fitnatil mahyaa wal mamaat".
Artinya:
"Ya Allooh, sungguh kami berlindung kepada-Mu dari siksa jahannam, aku  berlindung kepada-Mu dari siksa kubur, aku berlindung kepada-Mu dari fitnah ad dajjaal dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah kehidupan dan kematian."
(Hadits Riwayat Imam Muslim, dari 'Abdullah bin Abbas رضي الله عنه)
d)      Membaca do'a :
Setelah membaca ta'awwudz seperti diatas, kita disunnahkan untuk berdoa. Berdo'a dengan panjang jika dalam keadaan sholat sendirian atau memiliki waktu yang lapang, atau berdo'a dengan pendek jika sedang menjadi imam sholat bagi yang lain dengan mempertimbangkan keadaan ma'muum.
Sedangkan menentukan do'a yang mana, maka terserah pada kita dengan menyesuaikan diri pada tingkat kemampuan kita dalam berdo'a. Jika kita mampu menghafal yang panjang, maka gunakan do'a yang panjang. Tetapi jika kita kesulitan dalam menghafal, maka gunakan yang pendek atau dengan menggunakan pilihan do'a dari do'a-do'a dibawah ini. Boleh dibaca salah satu diantaranya atau boleh semuanya. Bahkan jika mau, boleh ditambah pula dengan do'a-do'a lain yang kita hafal, sepanjang dilakukan bukan dalam redaksi bahasa Indonesia/ daerah (atau dengan kata lain, hanyalah boleh dalam bahasa Al Qur'an dan Hadits aslinya).
DO'A – 1:
اللَّهُمَّ إنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي ظُلْماً كَثِيرَاً . وَلا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إلاَّ أَنْتَ . فَاغْفِرْ لِي مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ . وَارْحَمْنِي , إنَّكَ أَنْتَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
"Alloohumma innii dzolamtu nafsii dzulman katsiiron, wa laa yaghfirudz dzunuuba illlaa anta, faghfirlii maghfirotan min 'indika, war hamnii innaka antal ghofuururrohiim"
Artinya:
"Ya Allooh, sungguh aku telah menganiaya diriku sendiri dengan kedzoliman yang banyak dan tidak ada yang bisa mengampuni seluruh dosa kecuali Engkau, maka ampunilah aku dengan ampunan dari sisi-Mu dan kasihanilah daku. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
(Hadits Riwayat Imam Al Bukhoory dari Abu Bakar Ash Shiddiiq رضي الله عنه)
DO'A – 2:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِى مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ وَمَا أَسْرَفْتُ وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّى أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ
"Alloohummagh firlii maa qoddamtu wa maa akhkhortu wa maa asrortu wa maa a'lantu wa maa asroftu wa maa anta a'lamu bihi minnii antal muqoddimu wa antal muakhkkhiru laa ilaaha illa anta."
Artinya:
"Ya Allooh, ampunilah aku atas apa yang telah kulakukan di masa yang lampau maupun di masa yang akan datang; apa yang kusembunyikan dan apa yang kunyatakan; apa yang telah kulakukan dengan berlebih-lebihan, dan Engkau lebih Tahu tentang itu daripadaku. Engkau lah Maha Pendahulu dan Engkau lah yang Maha Mengakhirkan. Tidak ada yang berhak diibadahi dengan sebenarnya, kecuali Engkau."
(Hadits Riwayat Imam Muslim dari Ali bin Abi Tholib رضي الله عنه)
DO'A – 3:
اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ النَّارِ
"Alloohumma innii as aluka jannata wa a'uudzu bika minan naari."
Artinya:
"Ya Allooh, sungguh aku memohon kepada-Mu syurga dan aku berlindung kepada-Mu dari adzab api neraka."
(Hadits Shohiih Riwayat Imam Abu Dawud dari Abu Shoolih رضي الله عنه, dari sebagaian sahabat Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم)
DO'A – 4:
اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ يَا اللَّهُ الأَحَدُ الصَّمَدُ الَّذِى لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ أَنْ تَغْفِرَ لِى ذُنُوبِى إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
"Alloohumma innii as aluka ya Allooh al ahadush shomadu alladzii lam yalid wa lam yuulad wa lam yakul lahu kufuwan ahad an taghfiro lii dzunuubii innaka antal ghofuurur rohiim."
Artinya:
"Ya Allooh, sungguh aku bermohon kepada-Mu. Ya Allooh, Engkau lah yang Maha Esa, tempat bergantung, yang tidak beranak dan yang tidak diperanakkan; tidak ada yang menyamai-Nya sesuatu apa pun maka ampunilah dosa-dosaku. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
(Hadits Shohiih Riwayat Abu Dawud, dari 'Abdullah bin Buraidah bin Handzollah bin 'Ali رضي الله عنه)
e)      Mengucapkan salam :
Pilihan – 1:
Menengok kekanan dan membaca :
السلام عليكم ورحمة الله
"Assalaamu 'alaikum warohmatullooh"
Artinya:
"Semoga keselamatan dan kasih sayang Allooh dilimpahkan untuk kalian".
Menengok kekiri dan membaca :
السلام عليكم ورحمة الله
"Assalaamu 'alaikum warohmatullooh."
Artinya:
"Semoga keselamatan dan kasih sayang Allooh dilimpahkan untuk kalian".
(Hadits Riwayat Imam An Nasaa'i dan Imam At Tirmidzi, dari 'Abdullooh bin Mas'uud رضي الله عنه, keduanya dishohiihkan oleh Syaikh Al Albaany)
Pilihan – 2:
Menengok kekanan dan membaca :
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ
"Assalaamu 'alaikum warohmatulloohi wa barokaatuh".
Artinya:
"Semoga keselamatan, kasih sayang dan keberkahan Allooh dilimpahkan untuk kalian."
Menengok kekiri dan membaca :
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ
"Assalaamu 'alaikum warohmatullooh."
Artinya:
"Semoga keselamatan dan kasih sayang Allooh dilimpahkan untuk kalian."
(Hadits Riwayat Abu Dawud, dari Wa'il bin Hujr رضي الله عنه, dishohiihkan oleh Syaikh Al Albaany)
Pilihan – 3:
Menengok kekanan dan membaca :
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ
"Assalaamu 'alaikum warohmatullooh."
Artinya :
"Semoga keselamatan dan kasih sayang Allooh dilimpahkan untuk kalian."
Menengok kekiri dan membaca :
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ
"Assalaamu 'alaikum."
Artinya:
"Semoga keselamatan dari Allooh dilimpahkan untuk kalian."
(Hadits Riwayat At Tirmidzi, dari 'Abdullah bin Mas'uud رضي الله عنه, dishohiihkan oleh Syaikh Al Albaany)
—–
(Bersambung ke "Dzikir setelah Sholat Fardhu")
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ
والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

0 komentar:

Posting Komentar

KOMENTAR FACEBOOK